Palang Merah Remaja

Membangun Generasi
Peduli & Berjiwa Kemanusiaan

PMR adalah wadah pembinaan siswa untuk belajar kepedulian, kerja sama, dan keterampilan pertolongan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Profil PMR

Mengenal lebih dekat Palang Merah Remaja di sekolah kami

Tentang PMR

Palang Merah Remaja (PMR) merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang bergerak di bidang kemanusiaan dan kesehatan. PMR membina siswa agar memiliki kepedulian sosial, kedisiplinan, serta kesiapan dalam memberikan pertolongan pertama.

Visi

Menjadikan Palang Merah Remaja (PMR) sebagai wadah unggulan di sekolah yang berprestasi tinggi dalam kepalangmerahan, humanis, dan konsisten mengamalkan 7 prinsip PMI beserta Tri Bakti PMR

Misi

  • Meningkatkan kompetensi anggota PMR pada bidang kesehatan, P3K, dan mitigasi bencana agar tumbuh sebagai relawan tangguh, cepat tanggap, serta mandiri.
  • Menyelenggarakan penyuluhan kesehatan berkala di sekolah mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, higiene pribadi, nutrisi tepat, serta isu kesehatan remaja demi kesadaran optimal siswa.
  • Memperkokoh hubungan antar anggota, ekskul lain di sekolah, dan PMI lokal guna sinergi prestasi bersama.
  • Membuat PMR jadi pilihan siswa, berbudi pekerti luhur, serta aktif membentuk sekolah yang sehat dan rukun.
Kegiatan PMR

Struktur Organisasi PMR

Susunan kepengurusan PMR sekolah secara berjenjang dan resmi

Dian Purnamasari M.pd
Kepala Sekolah
Mahfud M.M
Wakil Kepala Sekolah
Yuliana S.pd
Pembina Ekskul PMR
IRAWAN
Pelatih PMR
AZZAHRA
Pelatih PMR
Gita Chairunnisa
Ketua PMR
Ika Khafid Aulia
Wakil Ketua PMR
Aluna Sagita
Sekretaris
Aliyah Nurul Azizah
Bendahara

Kegiatan PMR

Aktivitas PMR yang membentuk kepedulian dan keterampilan

Latihan Rutin

KPM, ASB, P3K, & Tandu

Siaga Kesehatan

Tim PMR

Ngobras

Edukasi

Pelatihan & Lomba

Jumbara dan simulasi.

Artikel

ASB, KPM, Tandu, dan P3K

PMR
ASB

Ayo Siaga Bencana

Ayo Siaga Bencana (ASB) adalah kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, dan bencana lainnya. Materi ini sangat penting karena Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Dalam kegiatan ASB, peserta diajarkan bagaimana cara mengenali tanda-tanda bencana, langkah evakuasi yang benar, serta tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Selain itu, peserta juga dilatih untuk tetap tenang dan tidak panik agar dapat mengambil keputusan dengan tepat. Melalui pelatihan ini, diharapkan anggota PMR mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat, serta membantu mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana.

PMR
KPM

Kepalang Merahan

Kepalangmerahan merupakan materi dasar dalam kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) yang membahas tentang sejarah, prinsip, dan peran Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di dunia. Materi ini bertujuan untuk menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat menolong sesama tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Gerakan Palang Merah didirikan oleh Henry Dunant yang tergerak hatinya melihat korban perang yang tidak mendapatkan perawatan. Dari situlah lahir prinsip-prinsip dasar seperti Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan. Melalui materi Kepalangmerahan, anggota PMR diajarkan untuk memiliki sikap peduli, tanggap terhadap situasi darurat, serta mampu bekerja sama dalam membantu masyarakat. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk karakter remaja yang berjiwa sosial dan bertanggung jawab.

PMR
TANDU

Darurat

Tandu merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan korban yang mengalami cedera atau kondisi darurat agar tidak terjadi perburukan pada kondisi tubuhnya. Dalam situasi tertentu, tandu dapat dibuat secara sederhana menggunakan bahan yang tersedia, seperti bambu dan kain. Materi tandu dalam PMR tidak hanya mengajarkan cara membawa korban, tetapi juga teknik yang benar agar keselamatan korban dan penolong tetap terjaga. Kesalahan dalam proses evakuasi dapat menyebabkan cedera semakin parah, sehingga diperlukan kerja sama tim dan koordinasi yang baik. Pelatihan ini bertujuan agar anggota PMR mampu melakukan evakuasi secara cepat, tepat, dan aman ketika menghadapi kondisi darurat di sekolah maupun di lingkungan sekitar.

PMR
P3K

Pertolongan Pertama

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah tindakan awal yang diberikan kepada seseorang yang mengalami cedera atau sakit mendadak sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. P3K bertujuan untuk menyelamatkan nyawa, mencegah kondisi menjadi lebih buruk, serta memberikan rasa nyaman kepada korban. Materi P3K mencakup penanganan luka ringan, mimisan, pingsan, keseleo, hingga tindakan dasar dalam kondisi darurat. Dalam praktiknya, penolong harus tetap tenang, memperhatikan keselamatan diri, dan melakukan tindakan sesuai prosedur. Dengan memahami P3K, anggota PMR diharapkan mampu menjadi penolong pertama yang sigap dan bertanggung jawab dalam berbagai situasi, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Kontak PMR

Hubungi pengurus PMR melalui media berikut